KUBAH MASJID WARNA-WARNI BAHAN BESI FINISHING ENAMEL TEFLON (MASPION DAN KEDAWUNG)

KUBAH MASJID WARNA-WARNI BAHAN BESI FINISHING ENAMEL TEFLON (MASPION DAN KEDAWUNG)

Kubah masjid warna-warni ada yang berbahan galvalume/zincalume dan ada yang berbahan besi (steel) finishing enamel teflon.
Kubah Warna Warni Bahan Besi Finishing Enamel Teflon
Dalam masalah pengecatan kami bekerjasama dengan ahlinya dengan sistem pengovenan yang memiliki suhu diatas 820 derajat celcius dengan PT MASPION dan PT KEDAWUNG. Dalam masalah warna sangatlah menjadi prioritas untuk menjaga kwalitas dan jaminan kekuatan warna tersebut.

Kubah Warna Warni Bahan 1

Untuk tampilan pada atap kubah sangatlah menarik dengan motif warna-warni yang terlihat indah jika terkena sinar matahari.

Kubah Warna Warni Bahan 2

Dan juga dalam masalah efisiensi dan perawatan sangatlah mudah hanyalah jka terkena air embun pagi ataupun air hujan akan bersih dengan sendiri nya lain halnya jika kita menggunakan kubah beton hampir setiap beberapa bulan sekali harus dilakukan pengecatan ulang.

Kubah Warna Warni Bahan 3

Didalam pemilihan corak warna akan di manjakan dengan warna-warni yang sangatlah indah

Kubah Warna Warni Bahan 4

Untuk masalah kekuatan warna pada atap kubah tersebut sangatah diperhatikan dengan jaminan garansi pabrik selama 20 tahun

Kubah Warna Warni Bahan 5

PRODUKSI ATAP KUBAH STEEL ENAMEL

  1. PEMOTONGAN PLAT
    a. Plat low carbon steel dengan ketebalan 1.2 mm, yang masih berupa coil, dipotong-potong menjadi bentuk lembaran.
    b. Plat lembaran dipotong sesuai ukuran untuk membentuk panel yang diinginkan. Proses potong plat dilakukan menggunakan mesin potong hidrolis.
    c. Bagian tepi plat digerinda agar rapi dan tidak tajam.
  2. TEKUK PLAT
    Plat yang telah selesai dipotong menurut ukuran panel, ditekuk menggunakan mesin tekuk (bending) membentuk panel atap sesuai ukuran yang direncanakan. Penekukan harus rapi dan sudut tekukan tidak boleh terlalu tumpul.
  3. FINISHING BENTUK PANEL
    Panel yang telah dipotong dan tekuk, dilas pada bagian sambungan sudut-sudutnya. Hasil pengelasan yang masih kasar dirapikan dan dihaluskan dengan gerinda.
  4. PEWARNAAN PANEL (ENAMELLING)
    Proses enamelling panel dilakukan dengan melalui beberapa tahapan yaitu:
    a. Pencucian, dilakukan hingga plat bersih dari kotoran, minyak maupun karat. Proses pencucian ini terdiri atas beberapa tahapan mulai dari penggunaan bahan kimia hingga air bersih. Plat yang dihasilkan harus benar-benar bersih termasuk dari sisa bahan kimia pembersih.
    b. Pelapisan warna, dilakukan dengan metode celup (dipping) atau semprot (spraying) sesuai warna yang diinginkan. Ada 2 tahapan pewarnaan yaitu: Tahap ground coat (lapisan dasar) serta tahap cover coat (lapisan penutup). Ground coat berwarna hitam sedangkan cover coat adalah warna sesuai yang diinginkan/akan ditampilkan.
    c. Pemanasan, dilakukan pada panel yang telah diwarna dengan oven yang diatur pada suhu mencapai 830o C. Pemanasan dilakukan 2 kali yaitu setelah panel tertutup ground coat dan setelah tertutup cover coat. Oven yang digunakan menggunakan system pemanasan bertahap (menggunakan ban berjalan) dengan pintu masuk dan pintu keluar berbeda, untuk mendapatkan kualitas enamel yang baik dan bermutu tinggi. Pemanasan secara langsung (memasukkan panel pada oven bersuhu tinggi) dengan pintu masuk sama dengan pintu keluar (one way system) akan menyebabkan ketidakstabilan pada suhu oven yang selanjutnya akan menyebabkan rendahnya kualitas enamel yang dihasilkan.

Komentar ditutup.